Halaman

"SELAMAT DATANG"

selamat datng di jendela dunia. semoga informasi yang tersedia di bloh kami dapat bermanfaat bagi teman-teman semua.
kami sangat memerlukan kritik dan saran dari berbagai pihak untuk penyrempurnaan blog ini. atas perhatian nya TERIMAKASIH.

XI IPS 3

Jumat, 28 Januari 2011

Komunitas Punk se-Sumatera Gelar Hajatan di Jambi

Selain Pentas Musik Juga Adakan Acara Sosial Sapu Jalan dan Tanam Pohon

TELANAIPURA-Komunitas Punk se-Sumatera selama beberapa pekan belakangan ini yang membanjiri Kota Jambi ternyata adalah para anggota komunitas punk yang ada di seluruh kota yang ada di pulau Sumatera.
Mereka berdatangan ke Jambi dengan cara bergelombang menyesaki Kota Bernas Jambi ini ternyata dengan satu maksud satu tujuan. Mereka ternyata punya hajatan besar berkumpul di Tanah Pilih Pseko Batuah ini. Helatan tersebut adalah silaturrahmi Komunitas Punk se-Sumatera yang pada intinya adalah mengadakan kegiatan sosial.
Komunitas yang berpenampilan nyentrik ini terkesan menakutkan. “Kami takut, melihat penampilan mereka,” kata Dede. Mereka dalam beberapa hari ini telah terlihat banyak bergerombol di simpang dealer honda yang berasal dari berbagai daerah. Maksud kedatangan mereka untuk menghadiri acara yang digelar komunitas punk Jambi
Kemarin (20/07, di gedung aula Unja Telanai kegiatan mereka berlangsung dalam rangka silaturahmi komunitas punk se-Sumatera.
Namun sayangnya, hajatan besar tersebut tidak diperbolehkan diliput oleh media.  Bukannya karena mereka keburu apriori dan paranoid terhadap pemberitaan media yang belakangan banyak mendiskreditkan mereka belakangan ini.
Melainkan karena kesadaran mereka sendiri akan kerasnya aliran musik mereka, mereka kuatir publik umum belum bisa atau belum siap mengapresiasi apalagi menerima aliran musik mereka yang terbilang keras dans edikit rada radikal tersebut.
Padahal saat hajatan akbar yang jarang terjadi di Jambi kemarin itu tidak hanya jadi wadah berkumpulnya anak Punk di Sumatera melainkan juga dihadiri komunitas punk dari luar seperti  dari kota-kota besar di pulau Jawa dan pulau lainnya di tanah air.
Saat dihampiri mereka menutup rapat gedung aula Unja. “Kami tidak mau diliput, aliran musik kami terlalu keras dan kami berekspresi sesama saja, kami tidak mau karya kami dibajak,” kata Gede salah seorang panitia mereka kemarin.
Selain pertunjukkan musik kegiatan yang bersiat sosial juga dilakukan. “Kita menyapu jalan di tugu juang, selain juga penanaman seribu pohon akasia di tungkal,” ungkap gede selaku panitia penyelenggara.
“Kegiatan ini dan segenap rangkaiannya kami biayai sendiri. Semua kawan-kawan patungan dan sumbangan yang merupakan uang dari hasil ngamen dan penjualan aksesoris punk selama di Jambi ini,” tambahnya lagi.

Tidak ada komentar: